Mari Budayakan Hidup Bersih untuk Memerangi Covid-19

Senin, 20 Juli 2020


Mari Budayakan Hidup Bersih untuk Memerangi Covid-19

Assalamu'alaikum wr.wb

    Manusia merupakan makhluk sosial yang harus dibina. Sebagai manusia harus tolong menolong dalam kebaikan (Q.s Al- 'Asr). Kebersihan adalah upaya manusia untuk memelihara lingkungannya dari berbagai sampah dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sehat dan nyaman.Sampah merupakan salah satu penyebab terhalangnya suatu terjadinya  kebersihan.Kerena sampah salah satu yang harus diperhatikan dalam setiap lingkungan hidup masyarakat. Seperti contohnya kebersihan dan gotong royong di masjid. Pada H-6 kami mengadakan kebersihan dan gotong royong di masjid Hajoran. Disini kami sebelumnya meminta izin terlebih dahulu dengan ketua BKM Hajoran. Kami disambut dengan baik dengan Bapak BKM Hajoran tersebut. Bekerja sama akan membuahkan kebahagiaan.



    Kebersihan yang kami lakukan seperti menyapu masjid, serta membersikan pekarangan masjid,dan lain-lain.
    Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah persebaran virus corona atau Covid-19 di Pandan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kecamatan Pandan sudah mengimbau kepada masjid-masjid di sekitar Pandan untuk menggulung karpet dan menjaga kebersihan masjid, serta mematuhi protokol kesehatan guna untuk menjaga kesehatan sesama warga sekitar. Selain memnersihkan masjid, kami juga berbincang-bincang bersama ketua BKM Masjid Hajoran. Kami menanyakan gimana kebiasaan warga masyarakat hajoran dalam bidang ekonomi, agama, maupun pendidikan. Dan ternyata a memiliki kegiatan mengaji setiap hari kamisnya. Saya sangat salut sekali melihat warga disana, tertutama pada anak-anaknya yang selalu nurut kalau disuruh mengaji oleh orang tua mereka masing-masing. Yuk rangkul anak untuk rajin mengaji setiap harinya

Nama: Rabiatul Adawiyah
NIM: 1720500132
Kel KKL: 50
Dosen DPL: Yunaldi, M.Pd




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis artikel "Konsep Moderasi dan Harmoni Beragama Dalam Surat Tumbaga Holing Batak Angkola"